Padang-30 April 2026. Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan pengembangan akademik, Politeknik Negeri Padang kembali menorehkan capaian membanggakan melalui pengukuhan dua Guru Besar baru pada Kamis, 30 April 2026. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Senat Terbuka yang berlangsung di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Padang.
Dua dosen yang resmi dikukuhkan sebagai Profesor/Guru Besar yaitu Prof. Dr. Sir Anderson, S.T., M.T. dari Jurusan Teknik Mesin sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu kepakaran Material Teknik, serta Prof. Dr. Primadona, S.E., M.Si. dari Jurusan Administrasi Niaga sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu kepakaran Kewirausahaan untuk UMKM.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Sir Anderson, S.T., M.T. menyampaikan pentingnya pengembangan material teknik dan inovasi riset terapan untuk mendukung kemajuan industri dan teknologi nasional. Sementara itu, Prof. Dr. Primadona, S.E., M.Si. menekankan penguatan kewirausahaan berbasis inovasi dan digitalisasi UMKM sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi di era modern.
Pengukuhan Guru Besar ini menjadi bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, kinerja, dan kontribusi para dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, capaian ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di lingkungan Politeknik Negeri Padang.
Dengan dikukuhkannya dua Guru Besar baru tersebut, saat ini Politeknik Negeri Padang telah memiliki empat Guru Besar aktif. Penambahan jumlah Guru Besar ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas akademik dan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kampus vokasi.
Melalui Unit Kepegawaian, Politeknik Negeri Padang juga akan terus berupaya mendorong dan mendukung pengembangan karier dosen, khususnya dalam percepatan pencapaian jabatan akademik Guru Besar. Berbagai upaya pembinaan, pendampingan administrasi, serta penguatan budaya riset akan terus dilakukan guna meningkatkan jumlah Guru Besar di Politeknik Negeri Padang pada masa mendatang.
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta penyampaian pidato Hari Pendidikan Nasional. Dalam pidato tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh insan pendidikan untuk terus menumbuhkan semangat belajar, menjaga integritas, serta memperkuat budaya gotong royong dalam membangun dunia pendidikan Indonesia.
Selain pelaksanaan upacara Hardiknas, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 68 pegawai di lingkungan Politeknik Negeri Padang. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan loyalitas pegawai negeri sipil yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun secara terus-menerus dengan penuh tanggung jawab.

Penyerahan piagam dilakukan secara simbolis oleh pimpinan Politeknik Negeri Padang kepada perwakilan penerima penghargaan. Momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para pegawai dalam mendukung pelayanan pendidikan, administrasi, serta kemajuan institusi.
Pada kesempatan tersebut juga dipanjatkan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar dunia pendidikan Indonesia semakin maju, berkualitas, dan mampu mencetak generasi yang berkarakter, cerdas, serta berdaya saing global. Doa tersebut turut menjadi pengingat pentingnya peran seluruh insan pendidikan dalam mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik.
Melalui peringatan Hardiknas tahun 2026 ini, Politeknik Negeri Padang berharap semangat pengabdian, profesionalisme, dan kolaborasi dapat terus ditingkatkan demi mendukung terciptanya pendidikan tinggi vokasi yang unggul dan berdaya saing.







